Puisi @ 23 Aug 2008 05:13 am by admin
Seberkas sinar telah terpancar dari langit
Hingga terang dunia
Tapi…jika mendung menutupi nurani
Cahaya akan mati
Apa yang bisa dilakukan manusia dalam gelap dan mata tertutup?
Kebebasan yang diberikan-Nya
Telah diterjemahkan menjadi tak terbatas
Hingga ia kini telah merantai tangan dan kaki
Memenjarakan nurani
Karya hanya ada dalam mimpi
Apa yang bisa dilakukan orang tidur selain menunggu esok pagi?
Continue Reading »
1 Comment »
Bebas @ 26 May 2008 06:54 am by admin
Pemerintah memang sudah BUTA dan TULI, tidak pernah mau mendengar suara rakyatnya, tidak mau melihat penderitaan rakyatnya. Apa memang ini cara mereka mengentaskan kemiskinan? Dengan membunuh sekalian rakyat miskin. Benar-benar biadab.
Harga barang selalu harus sama dengan harga international, apakah mereka tidak melihat bahwa pendapatan masyarakat Indonesia juga tidak sama dengan pendapatan orang singapura apalagi amerika? Apakah memang benar kalau pemerintah ini telah Buta dan Tuli?
Continue Reading »
3 Comments »
Puisi @ 26 May 2008 06:54 am by admin
Wahai Bapak Presiden yang terhormat,
Ketika kau datang ke daerah kami
Kami rela antri di lampu merah
Di bawah terik matahari, supaya jalanan menjadi kosong dan kau bisa lewat dengan mudah.
Aku lihat kau lewat dengan mobil mewahmu dan dikawal ketat demi keamananmu.
Apakah kau tidak merasa aman berjalan di negerimu sendiri sampai harus dikawal sedemikian ketat, Wahai Bapak Presiden?
Continue Reading »
No Comments »
Puisi @ 26 May 2008 01:46 am by admin
Diantara alang-alang liar dan jari-jari bunga
Cinta kita tiba-tiba menyeruak masuk
Mendadak terasa
Seperti hutan terbakar ketika hujan baru saja reda
Continue Reading »
No Comments »
Puisi @ 26 May 2008 01:44 am by admin
Aku ingin kau membawaku
Jauh menembus batas-batas sepi dan gundukan warna
Menyelamdikedalaman jiwa
Aku ingin kau membawaku
Dalam pelukmu
Hangat bagai dekapan seorang ibu
Hingga aku tidur dalam dekapmu
Continue Reading »
No Comments »
Puisi @ 26 May 2008 01:42 am by admin
Kita lihat bumi tua yang tetap tersenyum setia ketika bayang-bayang kita memanjang, mengabur batas ruang
Kitapun bisu dalam pesona waktu ia berkata-kata
Dan kita diam menangis waktu ia berharap segumpal senyum dibibir kita.
1 Comment »
Puisi @ 21 May 2008 07:11 am by admin
Kusapa dukamu
Selepas menempuh ladang kain di bukit golgota
Sehabis menyekap jutaan kata
Kusapa dukamu
Seperti malam yang terhenti sewaktu dingin terdiam
Kusapa dukamu
Hanya untuk sebuah senyum di bibirmu
No Comments »
Puisi @ 21 May 2008 07:03 am by admin
Seberkas sinar telah terpancar dari langit
Hingga terang dunia
Tapi…jika mendung menutupi nurani
Cahaya akan mati
Apa yang bisa dilakukan manusia dalam gelap dan mata tertutup?
Kebebasan yang diberikan-Nya
Telah diterjemahkan menjadi tak terbatas
Hingga ia kini telah merantai tangan dan kaki
Memenjarakan nurani
Karya hanya ada dalam mimpi
Apa yang bisa dilakukan orang tidur selain menunggu esok pagi?
Continue Reading »
No Comments »
Bebas @ 13 Mar 2008 02:46 pm by admin
Selama ini nge-blog hanya terkesan menghabiskan uang dan waktu. Berjam-jam berada di depan komputer, nulis blog, cerita, puisi, cerpen dan apa saja demi blog kita. Nah… tidak ada salahnya jika sekarang kita mulai mere-orientasi kenapa kita nge-blog. Blog kita tidak sekedar tulisan yang dibaca dan lalu disimpan atau bahkan dilupakan orang, karena blog kita bisa mendatangkan uang, yang lumayan untuk bayar uang rokok dan koneksi internet, Bahkan, kalau ditekuni secara professional, bisa untuk biaya hidup. Tidak percaya? Continue Reading »
No Comments »
Puisi @ 10 Oct 2007 03:00 am by admin
Aku yang telah lama menjauhi-Mu
Kini datang kepada-Mu dengan segumpal masalah
Namun aku yakin Kau tidak akan pernah berpaling dari aku yang kotor
Kau tidak pernah menjauh dari segumpal tanah yang telah Kau bentuk menjadi manusia
Karena Kaulah yang meniupkan cahaya suci dari gumpalan tanah dan air itu
Tuhan….
Maafkan aku yang telah lalai dari tugasku
Maafkan aku yang tak mampu menjadi khalifah diatas bumi-Mu
Karena aku terpenjara dalam kegelapan
Tak mampu melepaskan diriku dari kecintaan pada dzat yang sementara
Tak mampu memendam takutku pada selainmu ya Tuhan
Orang tua, saudara, dan harta semuanya telah menjerumuskanku dalam penjara yang sulit untuk kulepaskan
Kemerdekaan semuanya semu
Bagaimana mungkin aku jadi pemimpin melaksanakan tugasku, jika aku masih terpenjara oleh iblis yang bersemayam dalam hatiku
Karena itu Tuhan….
Berilah kekuatan padaku untuk melepaskan diriku dari semua belenggu
Continue Reading »
No Comments »